Sunday, October 20, 2013
Monday, October 14, 2013
EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) dan Tanda Baca
Lari, dari Hukuman Menjadi Gaya Hidup
Plasadana – Kam, 10 Okt 2013 06:35 WIB
PERNAH suatu masa, guru sekolah menjadikan lari
keliling lapangan sebagai bentuk hukuman untuk murid yang tidak
disiplin. Kini, lari cenderung menjadi bagian dari gaya hidup
masyarakat.
Lihat saja di lingkungan Senayan, kawasan car free day dan taman terbuka di Jakarta, atau lokasi rekreasi seperti Ancol. Bahkan di permukiman penduduk, masyarakat terlihat memilih olahraga lari setiap Sabtu dan Minggu pagi. Pada beberapa tempat, lari di malam hari juga kerap terlihat.
Lihat saja di lingkungan Senayan, kawasan car free day dan taman terbuka di Jakarta, atau lokasi rekreasi seperti Ancol. Bahkan di permukiman penduduk, masyarakat terlihat memilih olahraga lari setiap Sabtu dan Minggu pagi. Pada beberapa tempat, lari di malam hari juga kerap terlihat.
Mengapa lari cenderung berkembang menjadi gaya hidup masyarakat?
Psikolog Retno Prasetyo Ningrum, M.Psi,Psi mengatakan, perubahan pandangan di masyarakat tentu saja mengikuti perubahan zaman. Menurut dia, di antara penyebabnya, saat ini banyak berkembang penyakit degeneratif yang dipengaruhi gaya hidup kurang sehat, seperti kebiasaan makan junk food, kurang aktivitas, dan stres tinggi.
"Lari dianggap sebagai olahraga murah meriah yang dpromosikan untuk perubahan gaya hidup sehat," jelas Retno.
Sementara dulu, pernah pada suatu masa guru sekolah menjadikan lari sebagai bentuk hukuman pada siswa. Harapannya agar siswa menjadi jera dan tidak mengulang perilakunya.
Sebenarnya, lanjut alumnus Magister Profesi Psikologi bidang Psikologi Klinis Universitas Gadjah Mada ini, kalau dilihat lebih jauh pola hukuman lari itu menyehatkan. Bahkan sekarang lari sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.
Hanya saja, lari keliling lapangan bisa menyebabkan kelelahan, sehingga mengurangi konsentrasi belajar siswa. Penerapan hukuman lari di sekolah bisa ditanggapi murid secara beragam.
"Apabila lari digunakan sebagai hukuman, maka lari bisa menjadi sebuah momen tidak menyenangkan. Akibatnya, kelak ia tidak akan menjadikan lari sebagai bagian dari gaya hidup," kata wanita yang berpengalaman sebagai asisten peneliti dosen di Fakultas Psikologi UGM.
Sebaliknya, bila lari sudah menjadi kebiasaan bagi orang tersebut, maka lari menjadi tidak efektif digunakan sebagai hukuman.
Menurut Retno, jika memang siswa melakukan kesalahan, hukuman masih bisa diterapkan untuk perubahan perilaku. Hanya saja, bentuk hukuman harus disesuaikan dengan kesalahan siswa.
Tapi seiring perjalanan waktu, lari sudah menjadi gaya hidup, karena para eksekutif maupun profesional muda punya kegiatan rutin bagi aktivitas olahraga satu itu. Bahkan komunitasnya pun berhamburan. Mulai dari Indo Runner, Berlari Untuk Berbagi, hingga Garuda Finisher yang diinisiasi oleh Mayor Inf. Agus Harimurti Yudhoyono, putra sulung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Kalau begitu, lari itu hukuman atau gaya hidup?
Perbaikkan kata yang menurut saya benar:
"masa" menjadi saat.
"lingkungan senayan" menjadi lingkungan di sekitar senayan.
"kerap" menjadi sering.
"kebiasaan makan" menjadi kebiasaan memakan.
"dpromosikan" menjadi dipromosikan.
"bisa" menjadi dapat.
"olahraga satu ini" menjadi olahraga yang satu ini.
http://id.olahraga.yahoo.com/news/lari-dari-hukuman-menjadi-gaya-hidup-233521859.html
Monday, October 7, 2013
Pentingnya Berbahasa Yang Baik dan Benar Dalam Dunia Sistem Informasi
Pentingnya Menggunakan Bahasa Yang Baik
dan Benar Dalam Dunia Sistem Informasi.
Bahasa sebagai Alat Komunikasi.
Komunikasi adalah tahapan lebih jauh dari ekspresi diri. Komunikasi pun tidak
akan sempurna jika orang yang menangkap komunikasi kita tidak mengerti apa yang
kita sampaikan. Maka dari itu Menggunakan bahasa yang baik sangat penting
Karena dari tata cara bahasa seseorang kita dapat menilai kecerdasan orang
tersebut.
Apabila bahasa yang digunakan baik dan benar
maka bagi pendengar tentunya lebih mudah
dipahami. Melalui bahasa, kita dapat menunjukkan sudut pandang kita, pemahaman
kita atas suatu hal, asal usul bangsa dan negara kita, pendidikan kita, bahkan
sifat kita.
Bahasa menjadi cermin diri kita, baik sebagai
bangsa maupun sebagai diri sendiri. Karena fungsi bahasa adalah untuk
menyampaikan informasi ke pada orang lain agar orang yang kita beri informasi
tersebut mengerti dan paham.
Penggunaan bahasa dengan baik
menekankan aspek komunikatif bahasa. Hal itu berarti bahwa kita harus
memperhatikan sasaran bahasa kita. Kita harus memperhatikan kepada siapa kita
akan menyampaikan bahasa kita. Oleh sebab itu, unsur umur, pendidikan, agama,
status sosial, lingkungan sosial, dan sudut pandang khalayak sasaran kita tidak
boleh kita abaikan
Kemudian dalam era tahun ini yang semakin lama
teknologi semakin canggih sangat di butuhkan untuk menggunakan bahasa yang baik
dan benar dalam dunia sistem infromasi agar tidak terjadi kesalahan dalam menerima sebuah
informasi.
KESALAHAN-KESALAHAN
BAHASA
Kerancuan (Kontaminasi)
Kontaminasi ialah pencampuran dengan tidak sengaja. Pencampuran ini sudah tentu tidak dapat dibenarkan karena membuat kalimat menjadi kacau (rancu). Contoh:
Kerancuan (Kontaminasi)
Kontaminasi ialah pencampuran dengan tidak sengaja. Pencampuran ini sudah tentu tidak dapat dibenarkan karena membuat kalimat menjadi kacau (rancu). Contoh:
1. “untuk sementara waktu” mestinya “untuk sementara”
atau “untuk beberapa waktu” .
2. “sementara orang” mestinya “beberapa orang”
3. “selain daripada itu” mestinya “selain itu” atau “lain daripada itu”;
4. “dan lain sebagainya” mestinya “dan lain-lain” atau “dan sebagainya”;
5. “berhubung karena” mestinya “berhubung dengan” atau “karena”;
6. “demi untuk” mestinya “demi” saja atau “untuk” saja;
2. “sementara orang” mestinya “beberapa orang”
3. “selain daripada itu” mestinya “selain itu” atau “lain daripada itu”;
4. “dan lain sebagainya” mestinya “dan lain-lain” atau “dan sebagainya”;
5. “berhubung karena” mestinya “berhubung dengan” atau “karena”;
6. “demi untuk” mestinya “demi” saja atau “untuk” saja;
SUMBER :
http://fendipandu.blogspot.com/2013/10/ragam-bahasa-dan-pentingnya-berbahasa_3.html
Sunday, September 29, 2013
PENGERTIAN ESSAI DAN COTOH ESSAI
Apakah pengertian dari essai?
ESSAI adalah Sebuah karangan prosa yang bersifat informal dan
formal yang membahas suatu masalah. Bisa berupa masalah pribadi, ataupun
masalah-masalah lainnya dan bisa juga merupakan komposisi prosa singkat yang mengekspresikan
opini penulis tentang subyek tertentu. Essai memiliki 6 tipe yaitu :
- Essai Deskriptif: essai yang dapat melukiskan subjek atau objek
- Essai Tajuk: essai yang berada dalam majalah atau surat kabar
- Essai Cukilan Watak: essai yang menjabarkan sisi kehidupan sesorang kepada pembaca
- Essai Pribadi: essai yang ditulis secara pribadi oleh dirinya sendiri
- Essai Reflektif: essai yang ditulis secara formal dengan sungguh-sungguh dan dengan tegas
- Essai Kritik: sejenis essai kritik atau saran untuk memusatkan pada karya seni, contohnya lukisan, patung dll
Contoh Essai tentang Pengalaman
Pribadi.
PENGALAMAN PRIBADI
Cerita ini
terjadi saat saya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pada
hari Minggu saya berada di rumah karena waktunya libur. Pagi hari nya semua
indah-indah saja. Seperti biasanya setiap pagi di Hari Minggu saya selalu
Jogging selama 1 jam. Kemudian sepulang nya dari Jogging saya langsung mandi
setelah itu saya sarapan.
Selama di rumah
saya hanya menonton, bermain game, dan pada sore hari, saya selalu bermain
futsal dengan teman-teman sekolah saya. Saat bermain futsal, saya cukup tangguh
untuk menjadi seorang penjaga gawang atau kiper. Oleh karena itu, saya selalu
menjadi kiper jika bermain futsal.
Sepulang dari
futsal, saya bergegas mandi dan ambil air wudhu untuk melaksanakan sholat
maghrib. Setelah itu saya makan malam. Malam itu saya segera bergegas ke kamar
tidur, sebab esok hari nya saya harus masuk sekolah pagi. Tetapi kejadian yang
tidak menyenangkan terjadi, saat tiba-tiba lampu dirumah saya padam. Saya ingin
memastikan apakah hanya rumah saya saja yang padam atau seluruh rumah di
perumahan ini. Ternyata seluruh rumah di perumahan saya padam semua. Akibatnya
saya tidak bisa tidur dan tubuh saya digigiti oleh nyamuk-nyamuk.
Pada saat itu
saya tidak merasakan apapun, karena yang ada di pikiran saya hanya bagaimana
cara supaya saya bisa tidur dengan nyenyak. Dengan di temani alunan lagu dari
handphone, tiba-tiba saya melihat ada sesosok wanita, berambut panjang, dan
mengenakan baju berwarna putih, tetapi dengan cepatnya sesosok wanita itu
menghilang. Saya menjadi bingung, siapa sosok wanita itu. Lalu saya berpikir,
jika itu adalah adik perempuan saya, tapi tidak mungkin sebab rambut adik saya
saat itu sudah dipotong pendek, dan saya berpikir lagi jika itu adalah bunda
saya, tapi jika bunda saya ke kamar saya pasti terdengar bunyi pintu terbuka.
tanpa pikir panjang, saya langsung lari keluar kamar dan teriak sehingga semua
orang yang di dalam rumah dengar semua. Sejak saat itulah sampai sekarang saya
menjadi takut atau phobia dengan yang namanya gelap.
Itulah pengalaman
menyeramkan saya saat masih SMP, bisa dibayangkan masih seusia saya sudah
mempunyai phobia. Semoga apapun yang terjadi dalam hidup kita, kita selalu
berada dalam Lindungan ALLAH SWT. sekian
Tuesday, June 18, 2013
rangkuman konsep pendapatan nasional hal 4
* Produk Nasional Neto (NNP)
Produk Nasional Neto (Net National Product) adalah GNP dikurangi depresiasi atau penyusutan barang modal (sering pula disebut replacement). Replacement penggantian barang modal/penyusutan bagi peralatan produski yang dipakai dalam proses produksi umumnya bersifat taksiran sehingga mungkin saja kurang tepat dan dapat menimbulkan kesalahan meskipun relatif kecil.
* Pendapatan Nasional Neto (NNI)
Pendapatan Nasional Neto (Net National Income) adalah pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi. Besarnya NNI dapat diperoleh dari NNP dikurang pajak tidak langsung. Yang dimaksud pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain seperti pajak penjualan, pajak hadiah, dll.
* Pendapatan Perseorangan (PI)
Pendapatan perseorangan (Personal Income) adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat, termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan kegiatan apapun. Pendapatan perseorangan juga menghitung pembayaran transfer (transfer payment). Transfer payment adalah penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa produksi tahun ini, melainkan diambil dari sebagian pendapatan nasional tahun lalu, contoh pembayaran dana pensiunan, tunjangan sosial bagi para pengangguran, bekas pejuang, bunga utang pemerintah, dan sebagainya. Untuk mendapatkan jumlah pendapatan perseorangan, NNI harus dikurangi dengan pajak laba perusahaan (pajak yang dibayar setiap badan usaha kepada pemerintah), laba yang tidak dibagi (sejumlah laba yang tetap ditahan di dalam perusahaan untuk beberapa tujuan tertentu misalnya keperluan perluasan perusahaan), dan iuran pensiun (iuran yang dikumpulkan oleh setiap tenaga kerja dan setiap perusahaan dengan maksud untuk dibayarkan kembali setelah tenaga kerja tersebut tidak lagi bekerja).
Monday, April 1, 2013
SOAL + JAWABAN KONSEP PENDAPATAN NASIONAL
SOAL ESSAY!
1. Jelaskan apa yang dimaksud PRODUK NASIONAL BRUTO!
Jawaban : Produk Nasional Bruto (Gross National Product) atau PNB meliputi nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara (nasional) selama satu tahun, termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri, tetapi tidak termasuk hasil produksi perusahaan asing yang beroperasi di wilayah negara tersebut.
2. Sebutkan konsep-konsep pendapatan nasional !
Jawaban:
SOAL PG !
1. Kepanjangan GDP adalah.....
A. GROSS DOMESTIC PRODUCT
B. GRILL DECISION PRODUCT
C. GROSS DECISION PRODUCT
D. GROSS DOMESTIC PRICE
E. GROSS DECISION PRODUCT
Jawabannya adalah A
2. Jumlah produksi yang didapatkan GDP bersifat....
A. NETTO
B. BRUTO
C. NETTO dan BRUTO
D. HARGA
E. NILAI
Jawabannya adalah B
1. Jelaskan apa yang dimaksud PRODUK NASIONAL BRUTO!
Jawaban : Produk Nasional Bruto (Gross National Product) atau PNB meliputi nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara (nasional) selama satu tahun, termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri, tetapi tidak termasuk hasil produksi perusahaan asing yang beroperasi di wilayah negara tersebut.
2. Sebutkan konsep-konsep pendapatan nasional !
Jawaban:
- Produk Domestik Bruto (GDP),
- Produk Nasional Bruto (GNP),
- Produk Nasional Neto (NNP),
- Pendapatan Nasional Neto (NNI), dan
- Pendapatan Perseorangan (PI)
SOAL PG !
1. Kepanjangan GDP adalah.....
A. GROSS DOMESTIC PRODUCT
B. GRILL DECISION PRODUCT
C. GROSS DECISION PRODUCT
D. GROSS DOMESTIC PRICE
E. GROSS DECISION PRODUCT
Jawabannya adalah A
2. Jumlah produksi yang didapatkan GDP bersifat....
A. NETTO
B. BRUTO
C. NETTO dan BRUTO
D. HARGA
E. NILAI
Jawabannya adalah B
Rangkuman Konsep Pendapatan Nasional hal 3
2.1 Konsep Pendapatan Nasional
Berikut adalah beberapa konsep
pendapatan nasional :
* Produk Domestik Bruto (GDP)
Produk domestik bruto (Gross Domestic Product) merupakan jumlah produk berupa
barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah
suatu negara (domestik) selama satu tahun. Dalam perhitungan GDP ini, termasuk
juga hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing
yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan. Barang-barang yang
dihasilkan termasuk barang modal yang belum diperhitungkan penyusutannya,
karenanya jumlah yang didapatkan dari GDP dianggap bersifat bruto/kotor.
Pendapatan nasional merupakan
salah satu ukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara
* Produk
Nasional Bruto (GNP)
Produk Nasional Bruto (Gross National Product) atau PNB meliputi nilai produk
berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara (nasional)
selama satu tahun; termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh
warga negara yang berada di luar negeri, tetapi tidak termasuk hasil produksi
perusahaan asing yang beroperasi di wilayah negara tersebut.
Subscribe to:
Posts (Atom)